Pukul 3 pagi, dinding mendengar lebih dekat, bayangan mencondongkan badan untuk mendengar pengakuanmu, dan bulan menyimpan rahasiamu seperti teman lama yang tak pernah menghakimi.
Kau berbicara kepada kegelapan— bukan karena ia menjawab, tapi karena ia memberi ruang untuk kata-kata yang terlalu berat untuk siang hari.
Malam tak menuntut apapun darimu kecuali kehadiranmu. Tanpa topeng, tanpa pertunjukan, hanya arsitektur mentah jiwamu.
Esok akan datang dengan tuntutannya, kostumnya, koreografi yang diperhitungkan. Tapi di sini, di jam-jam beludru, kau hanyalah, dengan mendalam, dirimu sendiri.
