I. Kopi mendingin saat aku mengejar pikiran yang terus tergelincir melalui jariku seperti cahaya pagi.
II. Kita semua hanya saling menemani pulang, kata Ram Dass, dan aku memikirkan semua orang asing yang telah menjadi temanku tanpa menyadarinya.
III. Ada kata dalam bahasa Jepang— komorebi— untuk sinar matahari yang tersaring melalui dedaunan. Beberapa kebenaran membutuhkan kosakatanya sendiri.
IV. Aku belajar mencintai hal-hal yang belum selesai: buku yang baru setengah dibaca, pikiran yang baru setengah terucap, hati yang masih setengah sembuh dalam proses menjadi.
V. Hujan tidak meminta izin untuk turun. Mungkin aku harus berhenti meminta izin untuk merasakan.
