Jurnal

Surat untuk Diriku yang Dulu

Apa yang akan kau katakan kepada orang yang dulu kau jadi? Sebuah meditasi tentang pertumbuhan dan pengampunan.

6 menit baca
Surat untuk Diriku yang Dulu

Untuk diriku yang lebih muda,

Aku tahu kau takut. Aku tahu beban ketidakpastian menekan dadamu seperti batu. Aku tahu kau berbaring terjaga bertanya-tanya apakah kau akan pernah cukup.

Kau akan cukup.

Bukan karena kau akan meraih semua yang kau impikan—beberapa mimpi akan bergeser, beberapa akan larut, beberapa akan bertransformasi menjadi sesuatu yang belum bisa kau bayangkan. Tapi karena kau akan belajar bahwa "cukup" tak pernah tentang pencapaian.

Tentang Kegagalan

Kau akan gagal. Sering. Dengan spektakuler. Dan setiap kegagalan akan terasa seperti akhir dari sesuatu yang esensial.

Bukan demikian.

Kegagalan hanyalah informasi. Ia adalah hidup yang memberitahumu untuk mencoba jalan berbeda, mengajukan pertanyaan berbeda, menjadi versi berbeda dari dirimu.

Tentang Cinta

Kau akan mencintai dan kehilangan. Hatimu akan dipatahkan dengan cara yang membuatmu mempertanyakan apakah kepingan-kepingannya akan pernah kembali menyatu.

Akan. Tapi bentuknya akan berbeda. Lebih menarik. Lebih tangguh.

Dengan cinta dan kesabaran, Dirimu di masa depan

A

Agnaqill

Penulis & Kreator

Lanjutkan Membaca