Kita menggulir feed kehidupan yang dikurasi, memberikan like, dan beralih ke distraksi berikutnya. Inilah ritme eksistensi modern.
Paradoks Koneksi
Tak pernah sebelumnya kita begitu terhubung. Tak pernah sebelumnya kita merasa begitu sendirian.
Media sosial menjanjikan komunitas. Ia memberikan audiens. Ada perbedaan—yang baru mulai kita pahami.
Merebut Kembali Atensi Kita
Perhatian kita adalah sumber daya paling berharga yang kita miliki. Namun kita memberikannya secara cuma-cuma, kepada algoritma yang dirancang untuk membuat kita terus menggulir, kepada notifikasi yang direkayasa untuk menginterupsi pikiran kita.
Apa artinya mengambilnya kembali? Menjadi hadir di dunia yang mendapat untung dari distraksi kita?
